Kabar Baru
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Cuaca
Memuat cuaca...
Pemerintahan

211.782 Warga Banyuwangi Terima Bantuan Pangan dari Badan Pangan Nasional

211.782 Warga Banyuwangi Terima Bantuan Pangan dari Badan Pangan Nasional
Saat penyaluran bantuan pangan beras dan minyak kepada masyarakat Banyuwangi (Dok MIT)

BANYUWANGI - Sebanyak 211.782 warga di Banyuwangi mendapatkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goteng dari Badan Pangan Nasional. 

 

Total alokasi bantuan pangan yang disalurkan di Banyuwangi sebanyak 4,235 juta kg beras dan 847.128 liter minyak goreng. Penyaluran dilakukan melalui Perum Bulog Banyuwangi.

 

Kepala Bulog Cabang Banyuwangi Dwiana Puspita mengatakan, jumlah bantuan pangan yang disalurkan itu untuk alokasi periode Februari-Maret 2026. 

 

"Penyaluran di lapangan dilakukan mulai 16 Maret hingga 31 Mei. Sampai saat ini sudah terealisasi 13,31 persen," kata Dwiana, Senin (13/4/2026).

 

Program bantuan pangan ini, lanjut dia, diberikan dalam rangka menjamin ketersediaan dan stabilitas harga beras dan minyak goreng. Untuk saat ini, penyaluran dilakukan dalam rangka stabilitas ketika hari besar keagamaan nasional.

 

"Diharapkan dengan adanya penyaluran program Banpang d ibulan tersebut, akan dapat mencegah kenaikan harga pangan, khususnya di Banyuwangi," tutur Dwiana.

 

Ia menyebut, terdapat perubahan petunjuk teknis (juknis) atas penyaluran bantuan pada periode ini. Perubahan tersebut salah satunya menyangkut pensyaratan kartu keluarga untuk alokasi.

 

"Sehingga proses pengecekan dan penginputan pada sistem memerlukan waktu lebih," sambungnya. (*)

Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times
Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!