Kabar Baru
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Cuaca
Memuat cuaca...

Babinsa Pedagangan Turun Tangan Bangun Koperasi Demi Penguatan Ekonomi Warga

Babinsa Pedagangan Turun Tangan Bangun Koperasi Demi Penguatan Ekonomi Warga
Gresik – Media Indonesia Times | Peran aktif aparat kewilayahan kembali terlihat dalam upaya mendukung pembangunan desa. Babinsa Pedagangan dari Koramil 0817/02 Wringinanom, Sertu Asmawi, melaksanakan monitoring sekaligus terjun langsung membantu proses pembangunan Koperasi Merah Putih (KDMP) di Desa Pedagangan, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Kamis (02/04/2026).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Babinsa terhadap kemajuan wilayah binaan, khususnya dalam pembangunan sarana ekonomi masyarakat. Dengan turun langsung ke lokasi, Sertu Asmawi tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga ikut serta dalam pengerjaan guna mempercepat proses pembangunan.

Di sela kegiatan, Babinsa memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana serta tetap mengutamakan faktor keselamatan kerja para pekerja. Hal ini dilakukan agar pembangunan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan pembangunan koperasi berjalan dengan baik, aman, dan sesuai target, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkap Sertu Asmawi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih nantinya diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa, sekaligus wadah bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha secara lebih terorganisir dan berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Sinergi antara Babinsa, aparat desa, serta para pekerja juga terlihat solid melalui komunikasi dan koordinasi yang terus terjalin dengan baik.

Dengan kehadiran Babinsa dalam setiap proses pembangunan, diharapkan dapat semakin mempererat kerja sama antara TNI dan masyarakat, sekaligus mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan warga di wilayah binaan.(Bagas)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!