Kabar Baru
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Cuaca
Memuat cuaca...

BNN dan UNJ Perkuat Kolaborasi: dari Kurikulum hingga Program Ananda Bersinar 

BNN dan UNJ Perkuat Kolaborasi: dari Kurikulum hingga Program Ananda Bersinar 
Jakarta, - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan audiensi strategis dengan jajaran pimpinan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) guna memperkuat kerja sama pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, beserta jajaran pejabat tinggi BNN lainnya di Gedung Rektorat UNJ Rawamangun, Jakarta Timur, pada Rabu (1/4).

Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., menyambut hangat kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen kampus dalam mendukung program-program BNN. Menurutnya, UNJ sebagai lembaga pendidikan memiliki fokus khusus dalam mengelola pendidikan, baik di tingkat universitas maupun melalui sekolah-sekolah di bawah naungan Labschool.

"Kami sangat mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh BNN, baik itu melalui integrasi ke dalam kurikulum persekolahan maupun di pendidikan tinggi," ujar Prof. Komarudin dalam sambutannya. Beliau juga menambahkan bahwa selama ini UNJ telah aktif melakukan mitigasi dan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menangani potensi kasus narkoba agar dapat tertangani dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI memberikan apresiasi tinggi kepada UNJ, khususnya Program Studi Bimbingan dan Konseling di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Prodi ini telah menjadi mitra strategis BNN dan UNODC sejak tahun 2019 dalam mengadaptasi program ketahanan keluarga anti narkotika.

Lebih lanjut, Kepala BNN RI memaparkan transformasi program BNN yang kini lebih fokus pada perlindungan anak melalui program "Ananda Bersinar". Fokus ini diambil mengingat tingginya persentase paparan narkotika terhadap anak-anak di Indonesia serta modus peredaran yang semakin beragam, seperti dalam bentuk permen dan makanan.

"Wujud narkotika saat ini sudah lebih berani, dikemas dalam bentuk permen dan makanan. Kami sangat concern terhadap anak-anak agar tidak menjadi korban," tegas Kepala BNN RI.

Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk mengembangkan model-model kegiatan yang mempraktikkan upaya pencegahan secara langsung di lapangan. Melalui kolaborasi ini, UNJ dan BNN sepakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba demi masa depan generasi muda Indonesia.

#warondrugsforhumanity BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!