Kabar Baru
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Danrem Tinjau TMMD, Turun Langsung Ajarkan Cara Membuat Adonan di Slempit

Danrem Tinjau TMMD, Turun Langsung Ajarkan Cara Membuat Adonan di Slempit

Gresik — Media Indonesia Times | Langkah kaki itu menyusuri tanah yang belum sepenuhnya rata. Debu tipis beterbangan, menyelimuti sepatu para prajurit yang sejak pagi tak henti bekerja. Di tengah suasana itulah, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, datang meninjau kegiatan TMMD di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Rabu (06/05/2026).

 

Didampingi Dandim 0817/Gresik, Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, kehadiran Danrem tak sekadar memantau. Ia justru turun langsung ke lapangan dan memberikan contoh cara membuat serta mengaduk adonan material yang baik kepada anggota Satgas TMMD dan warga.

 

Di lokasi pekerjaan, Brigjen TNI Kohir tampak memperagakan teknik pencampuran semen, pasir, dan air dengan komposisi yang tepat. Ia menekankan bahwa kualitas adonan sangat menentukan kekuatan hasil pembangunan.

 

“Kalau adonannya benar, hasilnya juga akan kuat dan tahan lama. Ini penting supaya pembangunan bisa dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang,” ujarnya.

 

Aksi tersebut langsung menarik perhatian prajurit dan warga. Mereka mengikuti arahan yang diberikan dengan antusias, menjadikan momen itu sebagai pembelajaran langsung sekaligus menambah semangat dalam bekerja.

 

Menurutnya, keterlibatan langsung di lapangan merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai standar. Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan antara Satgas TMMD dan masyarakat.

 

Kebersamaan yang terjalin di lokasi TMMD menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan desa. Danrem berharap semangat tersebut terus terjaga hingga seluruh sasaran kegiatan dapat diselesaikan dengan baik.

 

Di Dusun Slempit, pembangunan bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga proses kebersamaan yang memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat. (Bagas)

Editor Tim Redaksi
Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!