Kabar Baru
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Hadiri Pengukuhan PSM, Kasi Ops 084/BJ Bentuk Prajurit Berjiwa Ksatria  

Hadiri Pengukuhan PSM, Kasi Ops 084/BJ Bentuk Prajurit Berjiwa Ksatria  

SURABAYA – Media Indonesia Times | Kepala Dinas Jasmani Angkatan Darat (Kadisjasad) Brigjen TNI Andri Amijaya Kusumah memimpin upacara pengukuhan Pencak Silat Militer (PSM) di Lapangan Makodam V/Brawijaya, Rabu (15/4). Kegiatan ini merupakan wujud pelestarian budaya bangsa sekaligus pembinaan kemampuan bela diri prajurit.

 

Acara dihadiri Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, para Pejabat Utama (PJU) Kodam V/Brawijaya, serta undangan. Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya diwakili Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Kolonel Inf Agus Al Fauzi.

 

Dalam sambutannya, Kadisjasad menegaskan PSM bukan sekadar seni bela diri, melainkan warisan budaya bernilai strategis. PSM berperan penting membentuk karakter prajurit yang tangguh, disiplin, dan berjiwa korsa, serta sarana pembinaan fisik dan mental.

 

"Pengukuhan ini diharapkan meningkatkan profesionalisme dalam menghadapi tantangan tugas ke depan. Prajurit mampu menjalankan tugas optimal serta menjunjung tinggi nilai luhur budaya bangsa," ujarnya.

 

Sementara itu, Kasi Ops Korem 084/BJ Kolonel Inf Agus Al Fauzi menyoroti pentingnya kegiatan sebagai langkah strategis. Menurutnya, pengukuhan ini upaya konkret membentuk karakter prajurit berjiwa ksatria, tangguh, dan disiplin.

 

“PSM vital dalam membangun jati diri prajurit dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Sinergi TNI dan perguruan silat di Jatim terus terjalin kuat demi menanamkan nilai luhur serta persatuan,” tegasnya.

 

Kegiatan ditutup demonstrasi teknik PSM yang apik dan mendapat apresiasi tinggi. Turut hadir perwakilan perguruan besar pencak silat di Jawa Timur, antara lain PSHT, Merpati Putih, Perisai Diri, Persinas Asad, dan Cempaka Putih yang turut memeriahkan dengan atraksi memukau. (Bagas)

Editor Tim Redaksi
Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!