Kabar Baru
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Cuaca
Memuat cuaca...
Peristiwa

Laka Lantas tewas kan Pengendara motor

Laka Lantas tewas kan Pengendara motor
Peristiwa, kecelakaan

Kabupaten Boalemo - Media Indonesia Times | Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Vario nomor polisi A1234AB dan mobil Avanza terjadi di jalan Gatot Subroto, mengakibatkan pengendara sepeda motor, Ahmad, tewas di tempat. Kecelakaan ini terjadi karena kendaraan Vario melaju kencang dari arah utara, sementara mobil Avanza datang dari arah timur dengan kecepatan tinggi dan tidak terkendali.

 

Menurut Kasat Lantas Maksen Buluati, kejadian ini berawal dari pengendara sepeda motor Vario yang melaju kencang di jalan Gatot Subroto. "Pengendara sepeda motor Vario tersebut melaju kencang dari arah utara, sementara itu mobil Avanza datang dari arah timur dengan kecepatan yang juga tinggi," jelas Kasat Lantas Maksen Buluati. Kecepatan tinggi kedua kendaraan ini menyebabkan mereka tidak bisa mengontrol laju kendaraan, sehingga terjadilah kecelakaan yang mengakibatkan pengendara sepeda motor tewas di tempat.

 

Kasat Lantas Maksen Buluati juga menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi karena kurangnya kesadaran pengendara akan pentingnya keselamatan di jalan. "Kita semua harus menyadari bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, baik itu pengendara maupun pejalan kaki," kata Kasat Lantas Maksen Buluati. "Pengendara harus selalu waspada dan mengikuti aturan lalu lintas, karena kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan dimana saja."

 

Lebih lanjut, Kasat Lantas Maksen Buluati menekankan pentingnya pengendara untuk selalu mengikuti aturan lalu lintas dan tidak melanggar batas kecepatan. "Pengendara harus selalu mengikuti aturan lalu lintas dan tidak melanggar batas kecepatan, karena kecepatan yang berlebihan dapat menyebabkan kecelakaan yang fatal," jelas Kasat Lantas Maksen Buluati. "Kita semua harus bekerja sama untuk meningkatkan keselamatan di jalan dan mencegah kecelakaan seperti ini terjadi lagi."

 

Menanggapi kejadian ini, Kasat Lantas Maksen Buluati berharap bahwa pengendara dapat lebih waspada dan mengikuti aturan lalu lintas. "Kita berharap bahwa kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pengendara untuk lebih waspada dan mengikuti aturan lalu lintas," kata Kasat Lantas Maksen Buluati. "Dengan bekerja sama, kita dapat meningkatkan keselamatan di jalan dan mencegah kecelakaan seperti ini terjadi lagi."

 

Terakhir, Kasat Lantas Maksen Buluati mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam meningkatkan keselamatan di jalan. "Kita semua harus bekerja sama untuk meningkatkan keselamatan di jalan, baik itu pengendara, pejalan kaki, maupun pemerintah," jelas Kasat Lantas Maksen Buluati. "Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan jalan yang lebih aman dan nyaman bagi semua orang."

Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times
Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!