Kabar Baru
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

LANAL BANYUWANGI TERIMA PENGHARGAAN KASAL DALAM PENEGAKAN HUKUM DI WILAYAH KERJA

LANAL BANYUWANGI TERIMA PENGHARGAAN KASAL DALAM PENEGAKAN HUKUM DI WILAYAH KERJA

TNI AL, Banyuwangi – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhamad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. menyerahkan Piagam Penghargaan kepada 25 perwakilan Prajurit TNI Angkatan Laut yang berprestasi dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum serta pengamanan wilayah perairan Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Denma Mabesal, Jakarta Timur, sebagai bentuk apresiasi pimpinan TNI AL atas dedikasi, integritas, dan profesionalisme Prajurit dalam menjaga kedaulatan laut nasional, Senin (4/5/2026).

 

Dari 25 personel perwakilan penerima penghargaan, dua di antaranya merupakan perwakilan dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi. Keberhasilan mengungkap kasus penyelundupan 2.014 botol minuman keras jenis arak tanpa cukai, mengamankan 85.000 ekor Benih Baby Lobster (BBL) dari praktik perdagangan ilegal, menindak praktik illegal fishing menggunakan bahan peledak serta menggagalkan pengiriman 66 ekor babi tanpa dokumen menjadi kunci sukses meraih penghargaan tersebut.

 

Penghargaan tersebut mencerminkan komitmen TNI AL dalam menegakkan hukum di laut secara tegas dan terukur, sekaligus memperkuat peran satuan kewilayahan dalam mendukung stabilitas keamanan maritim. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh Prajurit Lanal Banyuwangi untuk terus meningkatkan kesiap siagaan operasional, profesionalisme, serta sinergitas dengan instansi terkait dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia.

 

 

Editor Tim Redaksi
Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!