Kabar Baru
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Hadiri Hardiknas di Banyuwangi, Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Hadiri Hardiknas di Banyuwangi, Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan
Ketua PGRI Banyuwangi,H.Sodik foto bersama Mendikdasmen Abdul Mu’ti .(Istimewa dok MIT).

 

 

BANYUWANGI – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional yang digelar di Taman Blambangan, Sabtu (2/5). Kegiatan berlangsung khidmat melalui upacara yang diikuti jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta pelajar.

 

Usai pelaksanaan upacara, Abdul Mu’ti menyempatkan diri berinteraksi dengan para guru dan tokoh pendidikan. Salah satunya dengan Ketua PGRI Banyuwangi, H. Sodik. Keduanya tampak berbincang hangat sekaligus mengabadikan momen kebersamaan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya peran guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia. Ia juga mendorong penguatan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Pendidikan harus terus bergerak maju, dan peran guru menjadi kunci utama dalam mencetak generasi unggul,” ujarnya.

 

Peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan para pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di daerah.

 

Sementara itu, H. Sodik menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di Banyuwangi. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan guru dan kemajuan pendidikan.

 

Acara ditutup dengan ramah tamah serta sesi foto bersama, menandai komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Banyuwangi.

Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times
Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!