Kabar Baru
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Cuaca
Memuat cuaca...

Pangdam V/Brawijaya Pimpin Ground Breaking Jembatan Garuda di Genting Kalianak, Surabaya

Pangdam V/Brawijaya Pimpin Ground Breaking Jembatan Garuda di Genting Kalianak, Surabaya
Surabaya — Media Indonesia Times | Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., bersama Pemerintah Kota Surabaya memimpin ground breaking dan zoom pembangunan Jembatan Garuda di Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo. Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Asemrowo dengan Kecamatan Krembangan.

Proyek Jembatan Garuda memiliki panjang sekitar 32,8 meter dan lebar sekitar 1 meter. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 2–3 bulan sehingga akses antar kecamatan bisa segera dinikmati masyarakat.

Pembangunan mendapat dukungan penuh dari warga setempat dan pihak terkait. Koordinasi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan menjaga kelancaran pelaksanaan serta standar keselamatan kerja.

Secara serentak, TNI AD melaksanakan ground breaking Jembatan Garuda di sejumlah daerah. Tercatat 18 Kodim terlibat dalam kegiatan serupa yang dilaksanakan simultan di berbagai wilayah.

Daerah yang terlibat antara lain Surabaya, Tulungagung, Blitar, Ponorogo, Ngawi, Kediri, Bojonegoro, Kabupaten Malang, Pasuruan, Jember, Kota Malang, Trenggalek, Mojokerto, Bondowoso, Lumajang, Banyuwangi, Pamekasan, dan Sumenep.

Hingga saat ini telah terdata 68 titik pembangunan, terdiri dari 43 jembatan beton dan 25 jembatan perintis atau gantung. Titik-titik tambahan diperkirakan akan terus bertambah berdasarkan laporan ke Komando atas.

Program Jembatan Garuda merupakan inisiatif Presiden RI yang dilaksanakan oleh TNI AD bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas, kesejahteraan, dan pelayanan publik. Diharapkan proyek ini mempercepat aksesibilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. (Bagas)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!