Kabar Baru
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Cuaca
Memuat cuaca...

Polres Pasuruan Pastikan Arus ke Taman Safari Indonesia 2 Prigen Masih Lancar

Polres Pasuruan Pastikan Arus ke Taman Safari Indonesia 2 Prigen Masih Lancar
PASURUAN - Kondisi kunjungan di Taman Safari Indonesia II Prigen pada Senin siang terpantau masih relatif landai. Hingga pukul 11.30 WIB, jumlah pengunjung belum menunjukkan lonjakan signifikan dan arus lalu lintas di sekitar kawasan wisata tersebut masih berjalan normal, di Pasuruan, Senin (23/3/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun petugas, jumlah pengunjung yang hadir tercatat sebanyak 2.741 orang. Sementara itu, kendaraan yang masuk didominasi mobil pribadi dengan total 507 unit, disusul 12 sepeda motor dan 3 unit bus.

Adapun kapasitas daya tampung TSI 2 Prigen mencapai 9.000 pengunjung, dengan fasilitas parkir untuk 1.800 kendaraan roda empat dan 400 kendaraan roda dua.

Kepala Posyan TSI 2 Prigen, Ipda Saut Binsar Manurung, menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi di lapangan masih terkendali dan belum diperlukan rekayasa lalu lintas.

“Untuk sampai saat ini masih belum dilakukan rekayasa lalu lintas karena arus masih terpantau normal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kepadatan pengunjung belum terjadi dan situasi secara umum masih aman serta kondusif.

“Situasi masih landai dan kepadatan pengunjung belum terjadi,” tambahnya.

Petugas terus melakukan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi potensi peningkatan jumlah pengunjung, terutama menjelang akhir pekan maupun libur panjang. Pengunjung diimbau tetap mematuhi aturan serta menjaga ketertiban selama berada di kawasan wisata.

Redaksi

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!