Kabar Baru
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Cuaca
Memuat cuaca...
Pemerintahan

Satgas Jalan Berlubang Banyuwangi Gerak Cepat, Ruas Kesilir–Siliragung Mulai Ditambal

Satgas Jalan Berlubang Banyuwangi Gerak Cepat, Ruas Kesilir–Siliragung Mulai Ditambal
petugas terlihat sigap menutup lubang jalan menggunakan material aspal. (Dok MIT)

Banyuwangi, Senin 20 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (PUCKPP) terus menunjukkan respons cepat dalam penanganan infrastruktur jalan. Kali ini, Satgas Jalan Berlubang dari UPTD 4 Bangorejo turun langsung memperbaiki sejumlah titik kerusakan di ruas Kesilir–Siliragung.

Perbaikan dilakukan dengan metode penambalan (patching) pada titik-titik jalan berlubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan serta kenyamanan masyarakat.

Di lapangan,petugas terlihat sigap menutup lubang jalan menggunakan material aspal. (Dok MIT) , sehingga permukaan jalan kembali lebih rata dan aman dilalui kendaraan.

Kepala Dinas PU CKPP Banyuwangi, Cahyanto, menegaskan bahwa penanganan jalan berlubang menjadi prioritas, terutama pada jalur dengan mobilitas tinggi.

“Perbaikan ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jalan yang baik tidak hanya mendukung kelancaran mobilitas, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan,” ujar Cahyanto.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi jalan di berbagai wilayah Banyuwangi agar penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif melaporkan jika menemukan jalan rusak, sehingga bisa segera kami tindak lanjuti,” tambahnya.

Dengan adanya gerak cepat Satgas Jalan Berlubang ini, diharapkan akses jalan di ruas Kesilir–Siliragung semakin aman dan mendukung aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat.

Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times
Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!