Kabar Baru
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

SURABAYA ISOPLUS MARATHON 2026: LARI JADI MESIN EKONOMI, KOTA BERGERAK, BISNIS MELAJU

SURABAYA ISOPLUS MARATHON 2026: LARI JADI MESIN EKONOMI, KOTA BERGERAK, BISNIS MELAJU

SURABAYA — Media Indonesia Times | Ajang lari bukan lagi sekadar olahraga. Di Surabaya, ia menjelma menjadi mesin penggerak ekonomi, panggung sport tourism, sekaligus simbol gaya hidup modern yang kian kompetitif. Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 hadir bukan hanya untuk memecah garis finis, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi kota secara nyata.

 

Digelar pada 4 Oktober 2026, event ini menjadi puncak rangkaian ISOPLUS Run Series 2026 setelah Jakarta, dengan menghadirkan kategori lengkap mulai dari 5K hingga Full Marathon (42,195 km). Ribuan pelari dari berbagai daerah diproyeksikan hadir membawa dampak langsung pada sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM lokal.

 

Head of RTD Beverage WINGS Food, Joshua Gunawan, menegaskan bahwa Surabaya bukan sekadar lokasi, melainkan pusat pertumbuhan komunitas lari yang strategis.

 

“Surabaya memiliki energi komunitas yang kuat. Ini bukan hanya event olahraga, tapi momentum untuk membuka potensi baik individu maupun kota,” ujarnya.

 

Pemerintah Kota Surabaya membaca peluang ini sebagai langkah konkret menguatkan posisi kota dalam peta sport tourism nasional. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menilai ajang ini mampu menggerakkan lebih dari sekadar aktivitas fisik.

 

“Event ini menghidupkan ruang publik, memperkuat identitas kota, sekaligus mendorong ekonomi kreatif. Ini adalah investasi jangka panjang bagi Surabaya,” tegasnya.

 

Dampaknya terukur. Aktivasi ruang kota melalui rute yang melewati titik-titik ikonik membuka eksposur luas bagi destinasi wisata, sekaligus menciptakan “third space” yang mempertemukan komunitas, pelaku usaha, dan industri kreatif. Dalam konteks ekonomi, event ini menjadi katalis yang menghubungkan olahraga dengan perputaran bisnis.

 

Di sisi lain, ISOPLUS Marathon juga menempatkan pelari sebagai pusat ekosistem. Program “21 Weeks Training” disiapkan untuk membangun kesiapan fisik sekaligus kesadaran akan gaya hidup sehat. Pendekatan ini memperkuat posisi event bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai platform pembinaan.

 

Coach profesional Andy Sugiyanto menekankan pentingnya disiplin latihan dan recovery, sementara Sports Nutritionist Dr. Angela Dalimarta mengingatkan bahwa performa tidak bisa dipisahkan dari strategi hidrasi dan nutrisi yang tepat terutama menghadapi iklim tropis Surabaya.

 

Dari sisi penyelenggaraan, standar event ditingkatkan secara signifikan. Race Director Safrita Aryana memastikan validitas rute, kesiapan medis, hingga ketersediaan water station yang lebih optimal. Ini menjadi indikator bahwa event lari kini dikelola dengan pendekatan profesional setara industri olahraga global.

 

Kolaborasi lintas sektor juga menjadi kunci. Keterlibatan sponsor seperti Bank MAS mempertegas bahwa event ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga tentang perluasan ekosistem ekonomi, termasuk inklusi keuangan.

 

Menariknya, ISOPLUS juga menggandeng ilustrator nasional Popomangun untuk menghadirkan identitas visual yang kuat. Jersey resmi dengan desain dinamis menjadi simbol bahwa olahraga kini juga bersinggungan dengan industri kreatif dan gaya hidup urban.

 

Dengan target lebih dari 16.000 peserta di dua kota, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 tidak hanya menciptakan pengalaman berlari, tetapi juga momentum ekonomi yang berkelanjutan.

 

Pendaftaran resmi telah dibuka sejak 16 April 2026 melalui situs resmi, dengan berbagai kategori yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

Di titik ini, satu hal menjadi jelas: marathon bukan lagi sekadar lomba. Ia adalah ekosistem di mana olahraga, bisnis, pariwisata, dan gaya hidup bertemu, lalu bergerak bersama.

 

Di titik ini, satu hal menjadi jelas: marathon bukan lagi sekadar lomba. Ia adalah ekosistem di mana olahraga, bisnis, pariwisata, dan gaya hidup bertemu, lalu bergerak bersama.

 

Dan Surabaya, kini, berlari di jalur terdepan.( Bagas)

Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times
Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!