Kabar Baru
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Seorang warga Merasa Kecewa Dengan Kinerja Polresta Banyuwangi Ngundang komentar Nitizen
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Cuaca
Memuat cuaca...

Tradisi Kemanten Perahu di Pantai Kesek, Wujud Syukur Nelayan Berlangsung Aman

Tradisi Kemanten Perahu di Pantai Kesek, Wujud Syukur Nelayan Berlangsung Aman
Bangkalan – Media Indonesia Times | Koramil 0829-07/Labang melaksanakan pengawasan dan pengamanan kegiatan tradisi Kemanten Perahu yang digelar di pesisir Pantai Kesek, Desa Kesek, Kecamatan Labang, Sabtu (28/3/26). Kegiatan yang dihadiri sekitar 400 pengunjung tersebut berlangsung meriah sekaligus menjadi daya tarik masyarakat pesisir setempat.

Tradisi Kemanten Perahu di Madura dikenal sebagai bentuk penghormatan nelayan terhadap perahu yang menjadi sumber penghidupan. Perahu dihias menyerupai pengantin dengan warna-warna cerah, ukiran khas, serta ornamen bendera dan rumbai. Filosofinya, perahu diibaratkan sebagai “pasangan” yang harus dirawat agar membawa keselamatan dan rezeki saat melaut.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkai dengan prosesi syukuran atau selamatan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam beberapa kesempatan, tradisi ini juga dapat dikaitkan dengan arak-arakan pengantin menggunakan perahu hias, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki akses perairan sebagai jalur utama transportasi masyarakat.

Danramil 0829-07/Labang, Lettu Caj Hendarnanto, menyampaikan bahwa pihaknya hadir untuk memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan aman. “Kami melaksanakan pengamanan dan pengawasan guna mendukung kelancaran tradisi masyarakat. Alhamdulillah kegiatan Kemanten Perahu di Pantai Kesek berjalan lancar, aman, dan kondusif tanpa adanya gangguan,” ujarnya. (Bagas)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!