Kabar Baru
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Anggaran Banyuwangi Festival 2024 Capai Rp8,7 Miliar, Puluhan Event Digelar Sepanjang Tahun
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Anggaran Banyuwangi Festival 2024 Capai Rp8,7 Miliar, Puluhan Event Digelar Sepanjang Tahun
Cuaca
Memuat cuaca...
Bisnis

Warkop Ternate Naik Kelas, Sajikan Kopi Ala Barista

Warkop Ternate Naik Kelas, Sajikan Kopi Ala Barista
Keterangan foto: Suasana malam di Warkop Ternata, Desa Tabulo, Kecamatan Mananggu. Tempat nongkrong santai dengan sajian kopi ala barista dan suasana yang nyaman.

Boalemo — Tren ngopi di warung kopi terus berkembang. Kini, sejumlah warkop di Kabupaten Boalemo khususnya warkop Ternate di Kecamatan Mananggu mulai menghadirkan konsep baru dengan sajian kopi racikan ala barista yang biasanya hanya ditemukan di coffee shop modern.

 

Pemilik sekaligus owner Warkop Ternate, yang diketahui merupakan anggota Babinsa Koramil 03 Mananggu Kodim 1316/Boalemo, menghadirkan konsep baru dengan memadukan suasana santai khas warkop dan kualitas minuman kopi modern.

 

Tak lagi sekadar menyajikan kopi hitam atau kopi susu sederhana, warkop kini menawarkan berbagai menu kekinian seperti cappuccino, latte, americano, hingga es kopi susu dengan cita rasa yang lebih berkelas namun tetap ramah di kantong.

 

Owner Warkop Ternate. Basri mengatakan, inovasi tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya anak muda yang kini mulai mencari tempat nongkrong dengan suasana santai namun tetap menyajikan kopi berkualitas.

 

“Warkop harus bisa mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan ciri khasnya sebagai tempat berkumpul masyarakat,” ujarnya.

 

Konsep ini menjadi daya tarik baru bagi kalangan anak muda hingga pekerja yang ingin menikmati suasana santai khas warkop tanpa harus mengeluarkan biaya besar layaknya nongkrong di kafe premium.

 

Selain menghadirkan menu yang lebih variatif, warkop Ternate juga mulai memperhatikan tampilan tempat, fasilitas Wi-Fi, colokan listrik, biliard hingga desain interior yang lebih nyaman untuk nongkrong maupun bekerja.

 

Kehadiran kopi ala barista di warkop Ternate menjadi bukti bahwa usaha warung kopi lokal terus beradaptasi mengikuti perkembangan tren dan kebutuhan pasar. 

 

Warkop tak lagi dipandang sebagai tempat nongkrong biasa, melainkan mulai bertransformasi menjadi ruang sosial modern yang tetap mempertahankan nuansa lokal.

 

Dengan inovasi ini, budaya ngopi di warkop ternate diprediksi semakin berkembang dan mampu bersaing dengan menjamurnya coffee shop modern di berbagai sudut kota yang ada di Provinsi Gorontalo.

Ar
Penulis Arlan
Ti
Editor Tim Redaksi
Sumber Media Indonesia Times

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Data A Satu dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Data A Satu namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Data A Satu.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN