Kabar Baru
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Anggaran Banyuwangi Festival 2024 Capai Rp8,7 Miliar, Puluhan Event Digelar Sepanjang Tahun
RTH Sumberrjo Banyuwangi "Terbengkalai" dinilai Hampurkan Dana APBD
Aktivitas Pertambangan Di Area Persawahan LSD Banyuwangi Patut Dipertanyakan, APH Diam?
Penambangan Batuan di Dusun Pakis Songgon diduga Ilegal Terkesan Pembiaran APH, Ada Apa Dengan Pak Pol?
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Anggaran Banyuwangi Festival 2024 Capai Rp8,7 Miliar, Puluhan Event Digelar Sepanjang Tahun
Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Warga Banyuwangi Pertanyakan Biaya Admin Surat Keterangan Sehat di Puskesmas

Warga Banyuwangi Pertanyakan  Biaya Admin Surat Keterangan Sehat di Puskesmas

Banyuwangi - Seorang warga Banyuwangi, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan keluhannya terkait biaya administrasi yang dikenakan saat meminta Surat Keterangan Sehat di Puskesmas. Menurutnya, anaknya diminta membayar biaya sebesar Rp20.000 untuk surat tersebut, meskipun sebelumnya ia mendengar bahwa proses pengeluaran surat ini seharusnya tidak dikenakan biaya.

 

Warga tersebut mengungkapkan harapannya untuk mendapatkan klarifikasi dari pihak Puskesmas. "Saya mau klarifikasi tentang minta Surat Keterangan Sehat di Puskesmas, apakah kena biaya admin? Kok bisa anak saya minta surat keterangan sehat di Puskesmas dikenakan biaya admin sebesar 20 ribu," tulis di unggahan edia sosial facebook.

 

Keluhan ini mencuat di tengah keadaan ekonomi masyarakat yang masih menghadapi kesulitan, terutama bagi keluarga kurang mampu. Dalam pernyataannya, warga ini menegaskan kabarnya kalau minta Surat Keterangan Sehat di Puskesmas tidak bayar.

 

"Ini kok bayar?," heran dia.

 

Pihak Puskesmas Banyuwangi hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi mengenai masalah ini. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, biaya administrasi tersebut sebenarnya ditujukan untuk menutupi biaya operasional dan materi yang digunakan dalam proses penerbitan surat keterangan sehat. Meski demikian, banyak warga yang merasa bahwa hal ini seharusnya tidak terjadi, terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki kemampuan ekonomi yang kuat.

 

Oleh karena itu, masyarakat berharap akan adanya transparansi dan kejelasan dari pihak Puskesmas terkait biaya administrasi yang dikenakan. Harapan ini diungkapkan oleh banyak warga yang merasa terjebak dalam situasi ekonomi yang sulit dan membutuhkan akses layanan kesehatan yang lebih baik dan terjangkau.

 

Keluhan ini menjadi sorotan di kalangan masyarakat Banyuwangi, mendorong diskusi lebih lanjut mengenai aksesibilitas layanan kesehatan dan masalah biaya yang sering kali menghambat masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang seharusnya menjadi hak mereka.

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Data A Satu dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Data A Satu namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Data A Satu.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN